Teks Cerita Sejarah
Farhatunissa Ananda Hendrawan 08 XII MIPA 10 Untuk Para Perempuan Indonesia 13 Agustus 1902, Nyi Mas Siti Djariah melahirkan seorang anak perempuan. Dari pagi hingga ke pagi lagi, bayi ini rasanya belum mau keluar dari perut ibunya. Nyi Mas sudah hampir menyerah, tinggal menunggu di panggil Sang pencipta katanya. Tidak lama terdengar segerombolan bidadari penyelamat, Bu Ayu, Bu Cahyati, Kak Hapsari, Bu Kasmirah, dan Kak Rahayu, dengan peralatan medis seadanya, mereka merobek perut ibu ku, darah sudah mewarnai tangan-tangan wanita hebat itu, dan akhirnya aku pun lahir, Emma Rachmatu’ullahadiah Poeradiredja. Dari lahir pun aku sudah diselamatkan oleh perempuan-perempuan hebat. Masa kecil ku pun begitu, aku dikelilingi oleh banyak perempuan, sayangnya tidak semua dari mereka bisa mendapat kesempatan yang besar. “Perempuan bisanya apa memang? Kerjaan kalian it...